SERA di bawah brand SELOG menawarkan kebutuhan akan jasa logistik dengan penawaran layanan yang berbeda-beda sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Layanan jasa logistik yang ditawarkan oleh PT SERA yaitu contract logistics, shipping services, shipping agency, freight forwarding, warehouse and yard management, dan courier
ApaPerbedaan Supply Chain dan Logistik; 12 Cara Mengurangi Biaya Transportasi; Ada enam tahap utama freight forwarding. Proses freight forwarding bisa dipecah menjadi enam tahap utama, yaitu: Export haulage - pemindahan barang dari tempat asal ke gudang freight forwarder. Export customs clearance - barang menerima izin untuk meninggalkan
Freightforwarding disebut juga agen forwarding (Lasse, 2014; 374). Aktivitas freight forwarding demikian luas dalam lalu lintas ekspor impor (antar negara) bahkan kewenangannya mencakup penyelesaian freight dan klaim ganti rugi atas kerusakan atau kekurangan barang, termasuk juga menutup pertanggunggan atas barang
Kamimemfokuskan layanannya sebagai perusahaan jasa ekspedisi dan jasa pengiriman barang paket melalui transportasi udara, laut, dan darat dengan tujuan seluruh Indonesia. Tidak hanya melakukan pengiriman antar pulau saja, Perusahaan kami juga memiliki layanan export import untuk tujuan berbagai Negara. Contact Us. (021) 848 4448.
Ina way, freight forwarders are multi-functional operators — jack of all trades! Let's try to understand what freight forwarders actually do . What is the function of a freight forwarder? Freight forwarders are one of the most popular players in logistics. To put it simply, they act as a travel agent for your cargo.
salah satu fungsi kerajinan tekstil dari bahan limbah kecuali. Dalam artikel ini, kita akan membahas beda antara jasa logistik dan freight forwarding. Jasa logistik dan freight forwarding adalah dua jenis layanan yang seringkali digunakan dalam industri pengiriman barang. Namun, meskipun keduanya terkait dengan pengiriman barang, keduanya memiliki perbedaan dalam cara mereka bekerja. Jasa Logistik Jasa logistik adalah layanan yang mencakup semua aspek pengiriman barang dari titik A ke titik B. Ini melibatkan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian aliran barang dari produsen hingga pelanggan akhir. Layanan jasa logistik mencakup berbagai jenis transportasi, seperti darat, laut, dan udara, serta manajemen gudang dan persediaan. Jasa logistik bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengiriman barang, serta mengurangi biaya operasional secara keseluruhan. Jasa Freight Forwarding Di sisi lain, freight forwarding adalah layanan yang mengkhususkan diri dalam pengiriman barang dari satu titik ke titik lain dengan menggunakan berbagai jenis transportasi. Freight forwarder bertindak sebagai perantara antara pengirim dan penerima barang. Mereka bertanggung jawab untuk mengatur transportasi barang, melakukan negosiasi dengan operator logistik, serta memproses semua dokumen dan formalitas yang terkait dengan pengiriman barang. Beda Jasa Logistik dan Forwarding Meskipun freight forwarding terkait dengan pengiriman barang, perbedaan utama antara jasa logistik dan freight forwarding terletak pada cakupan layanan yang diberikan. Jasa logistik mencakup manajemen end-to-end dari seluruh rantai pasokan, sementara freight forwarding hanya berkonsentrasi pada pengiriman barang dari satu titik ke titik lain. Jasa logistik mencakup manajemen persediaan, pengiriman, penanganan dokumen, manajemen gudang, dan manajemen risiko, sedangkan freight forwarding hanya mencakup pengiriman barang. Selain itu, jasa logistik biasanya dilakukan oleh perusahaan logistik yang besar dan memiliki infrastruktur yang luas, sedangkan freight forwarding dapat dilakukan oleh perusahaan kecil dan independen yang bekerja sama dengan operator logistik. Meskipun keduanya terkait dengan pengiriman barang, jasa logistik dan freight forwarding memiliki perbedaan yang signifikan dalam lingkup layanan dan cara kerja. Kesimpulan Dalam kesimpulan artikel “Beda Jasa Logistik dan Forwarding” , jasa logistik dan freight forwarding adalah dua jenis layanan yang berbeda dalam industri pengiriman barang. Jasa logistik mencakup manajemen end-to-end dari seluruh rantai pasokan, sedangkan freight forwarding hanya berkonsentrasi pada pengiriman barang. Keduanya memiliki peran yang penting dalam industri pengiriman barang, dan memilih layanan yang tepat tergantung pada kebutuhan bisnis Anda.
Dalam bisnis, jasa pengiriman barang menjadi mitra terpenting dalam proses pendistribusian barang. Entah untuk mengantarkan barang dari satu gudang ke gudang lain, maupun untuk mengantarkan barang sampai ke tangan konsumen. Namun dalam industri pengiriman barang, terdapat dua jasa pengiriman yang terkadang membuat pebisnis bingung untuk membedakannya. 2 jasa tersebut ialah jasa pengiriman logistik dan jasa freight forwarding. Perbedaan jasa pengiriman logistik dan jasa freight forwarding harus Anda ketahui agar tidak salah dalam menggunakan jasanya. Lantas apa perbedaan jasa pengiriman logistik dan jasa freight forwarding? Perbedaan Jasa Pengiriman Logistik dan Jasa Freight Forwading Berdasarkan Pengertian Perbedaan paling jelas adalah dari pengertiannya. Sehingga Anda harus memahami keduanya dengan baik agar Anda memilih jasa pengiriman yang tepat untuk bisnis dalam proses pendistribusian barang. Pengertian jasa pengiriman logistik Jasa pengiriman logistik merupakan jasa yang menyediakan pengiriman barang dalam skala kecil, menengah maupun besar dengan penentuan tarif kirim berdasarkan berat barang, jarak pengiriman, dan jenis layanan pengiriman yang digunakan oleh pengguna. Biasanya semakin berat barang yang dikirim dan semakin jauh lokasi pengiriman, tarif kirim akan semakin mahal. Pengiriman barang pada jasa pengiriman logistik meliputi pengiriman darat, pengiriman laut, pengiriman udara, dan pengiriman kereta api. Untuk wilayah jangkauan, jasa pengiriman logistik dapat menawarkan pengiriman antar kota, antar provinsi, dan antar pulau. Setiap jasa pengiriman logistik biasanya mempunyai satu kantor utama, beberapa kantor cabang, serta gudang yang gedungnya tersebar di beberapa kota di Indonesia. Hal ini dimaksudkan agar lebih mudah menjangkau setiap konsumen di berbagai wilayah di Indonesia, sehingga tidak perlu jauh-jauh ke kantor utama penyedia jasa. Pengertian freight forwarding Jasa freight forwarding merupakan jasa angkut barang dari suatu tempat ke tempat yang lainnya dengan jumlah pengiriman yang besar dan banyak seperti pada kegiatan ekspor impor. Perbedaan jasa pengiriman logistik dengan freight forwarding adalah freight forwading dapat menangani seluruh proses pengiriman, mulai dari penyimpanan barang, packing barang, armada pengiriman yang bermuatan besar, pengiriman barang, pengurusan dokumen pengiriman, surat-menyurat perizinan kepabeanan hingga memastikan barang sampai ditangan konsumen dengan aman namun tetap tergantung dari layanan yang digunakan oleh pengguna, serta wilayah cakupan yang lebih luas dibandingkan jasa pengiriman logistik. Jadi secara ringkas, freight forwarding ini biasanya lebih sering digunakan untuk bisnis barang ekspor impor yang pengirimannya melibatkan dua negara yang berbeda. Sama seperti logistik, freight forwarder memiliki beberapa jalur pengiriman yakni udara, laut, dan darat jika memungkinkan. Namun, jaringan transportasi pada freight forwarder lebih luas karena pengirimannya melibatkan dua negara yang berbeda. Sehingga, jaringan transportasinya tersebar luas dan memiliki kerjasama antar negara tertentu. Jasa Freight forwader ini juga tidak lepas dari istilah perbedaan pengiriman cargo dari pengiriman ekspedisi dimana barang yang dikirimkan berskala lebih besar dan jarak lebih jauh. Baca juga Apasih Perbedaan Antara Pengiriman Cargo dengan Ekspedisi? Perbedaan Jasa Pengiriman Logistik dan Jasa Freight Forwading Berdasarkan Layanan Pengiriman Jasa logistik memiliki layanan pengiriman yang hanya bersifat lokal. Artinya layanannya hanya berkisar durasi pengiriman seperti layanan satu hari sampai, tarif pengiriman seperti layanan ekonomis dan express, jalur pengiriman seperti layanan truk dan kereta api, dan jangkauan pengiriman seperti antar kota dan antar pulau. Biasanya Layanan yang dapat diberikan oleh jasa logistik dapat berupa layanan door to door dan door to port. Dimana baik pengirim atau jasa pengiriman, dapat menjangkau kostumer dan barang dengan mudah. Sedangkan layanan pada freight forwarder selain pelayanan pengiriman, juga terdapat jasa penyewaan gudang, jasa pengurusan dokumen ekspor impor, jasa pengurusan perizinan, pengurusan pajak barang serta jasa pengiriman. Jadi freight forwarder memiliki layanan yang lebih lengkap dan lebih banyak daripada layanan yang ditawarkan jasa logistik. Perbedaan Jasa Pengiriman Logistik dan Jasa Freight Forwading Berdasarkan Perizinan Operasional Kegiatan usaha dan perizinan operasional pada jasa logistik diperbolehkan hanya sebatas pengiriman barang logistik saja. Sedangkan freight forwarder, perizinan operasionalnya lebih luas dan lebih banyak. Ini karena perizinannya meliputi pengangkutan atau pengiriman barang, penyimpanan, pergudangan, pengemasan barang, kepabeanan, serta pendistribusian barang. Selain itu, freight forwarder juga harus memiliki Surat Izin Usaha EMKL, Surat Izin Usaha EMPU, dan beberapa dokumen penting lainnya yang lebih lengkap. Hal ini lah yang paling terlihat dalam perbedaan jasa pengiriman logistik dengan jasa freight forwading. Baca juga Pentingnya Menjaga Loyalitas Pelanggan dalam Berbisnis Perbedaan Jasa Pengiriman Logistik dan Jasa Freight Forwading Berdasarkan Lokasi Pengiriman Perbedaan jasa pengiriman logistik yang berikutnya adalah lokasi. Lokasi pengiriman pada jasa pengiriman logistik lebih kecil karena hanya di sekitar dalam negeri seperti pengiriman antar daerah, pengiriman antar kota, pengiriman antar provinsi, dan pengiriman antar pulau. Jasa pengiriman logistik biasanya mengantarkan barang ke lokasi pengiriman dalam jumlah tertentu atas permintaan satu konsumen dalam satu muatan atau berbagai konsumen dalam satu muatan. Sedangkan untuk freight forwarder, lokasi pengiriman lebih luas dan meliputi dua negara yang berbeda dengan jenis barang yang beragam maupun serupa namun dengan jumlah yang lebih banyak dan besar. Perbedaan Jasa Pengiriman Logistik dan Jasa Freight Forwading Berdasarkan Jumlah Muatan Pada jasa logistik, armada transportasi membawa muatan dalam jumlah tertentu namun tidak lebih dari 10 ton, yang dibawa oleh seorang kurir. Armada transportasi yang digunakan juga beragam, seperti mobil box, mobil van, mobil truk, dan mobil fuso. Sedangkan armada transportasi pada freight forwarder memuat muatan barang minimal 10 ton. Sehingga muatan freight forwarder lebih banyak dan lebih besar daripada jasa logistik. Armada yang digunakan juga lebih besar seperti kontainer, wingbox, kapal laut, dan pesawat udara. Baca juga Alasan Kolaborasi Bisnis Dapat Membantu Mengembangkan Bisnis Anda Untuk di Indonesia sendiri, baik perusahaan logistik maupun perusahaan freight forwarder, keduanya telah banyak beroperasi. Untuk perusahaan logistik contohnya seperti Access Logistik, J&T, JNE, TIKI, Pos Indonesia, dan lainnya yang menawarkan jasa pengiriman logistik cepat. Sedangkan untuk perusahaan freight forwarder yaitu DHL, UPS, FedEx, Nippon Express, dan lain-lain. Selain perusahaan tersebut, di Indonesia juga terdapat perusahaan yang melani 2 jasa sekaligus yakni melayani jasa pengiriman logistik dan jasa freight forwarder. Tentu perusahaan ini akan lebih membantu bagi mereka yang memiliki bisnis jual beli barang impor di Indonesia. Karena dapat menggunakan jasanya untuk mendapatkan barang impor dan juga untuk mengantarkan barangnya ke tangan konsumen di Indonesia.
perbedaan freight forwarding dan logistik