Inilahwasiat nabi khaidir k aceh dan ulasan lainnya yang berkaitan erat dengan topik wasiat nabi khaidir k aceh serta aneka informasi dunia misteri yang Anda butuhkan. Silhkan klik pada judul artikel-artikel berikut ini untuk membaca penjelasan lengkap tentang wasiat nabi khaidir k aceh . Lihatriwayat. Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. Berikut ini adalah tabel yang berisi nabi-nabi dari agama samawi modern. CATATAN: Dalam kolom Yahudi, ditempatkan beberapa orang yang disebut sebagai Nabi termasuk yang tidak disebut dalam Alkitab Ibrani. Yahudi juga menggunakan teks keagamaan lain selain Alkitab Ibrani untuk NabiKhidir alayhi sallam ialah seorang Nabiyulloh yang masih keturunan Nabi Nuh as, Nama asli beliau adalah Abil Abbas Balya bin Malkan bin Falekh bin Ghabir bin Saleh bin Arfasad bin Sam bin Nuh as. - Insya Allah anda akan ditemui oleh Nabi Khidir as, dan sampaikanlah keinginan anda. - Salah satu ciri beliau ini Ibu Jarinya lunak tak Islamiyahadalah - Agama Islam adalah suatu agama yang di dalamnya terdapat konsep persaudaraan yang lebih banyak dikenal umat Islam dengan nama Ukhuwah. Dilihat dari segi bahasa Ukhuwah memiliki arti memberikan perhatian. Kemudian, arti Ukhuwah mulai berkembang menjadi saudara atau kawan. Ciri- Ciri Fisik dan penampakan Nabi Khidir AS; Kisah Kiai Abdul Alim Sidogiri dan Kiai Abdul Jalil PETA ketika menghadapi barang syubhat; sekarang ini terbukti keturunan masyaikh sidogiri itu banyak yang Alim - alim dibidang ilmu syariat agama, Sidogiri menjadi salah satu pondok pesanteren yang banyak menghasilkan karya2 dalam tulisan salah satu fungsi kerajinan tekstil dari bahan limbah kecuali. Jakarta - Nabi Khidir adalah salah satu nabi yang dikenal misterius di mana ada pendapat yang meyakini bahwa ia hidup sepanjang zaman. Salah satu kisahnya yang populer adalah kala ia bertemu dengan Nabi Musa Nabi Khidir ini diceritakan oleh para ulama ahli tafsir dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Qur'an dan sejumlah riwayat yang menyebut tentang keberadaan nabi disebut pernah bertemu dengan Nabi Musa AS hingga Rasulullah SAW. Meski demikian, kisah Nabi Khidir tidak pernah dinukil dengan sanad yang shahih atau pun hasan yang menunjukkan bahwa ia bertemu dengan Rasulullah SAW. Demikian seperti diterangkan dalam Al-Khidhr, Ismuhu-Keunyatuhu-Laqobuhu karya Muhyiddin Abdul Hamid. Menurut buku Kisah dan Misteri Nabi Khidir karya Heri Kurniawan Tadjid, Ibn 'Asakir berpendapat bahwa Nabi Khidir adalah anak keturunan Adam. Pernyataan ini didukung oleh riwayat al-Daruquthni yang bersumber dari sahabat Ibn 'Abbas. Adapun, Abu Hatim al Sijistani berpendapat bahwa Khidir adalah anak Adam yang paling panjang umurnya. Namanya adalah Khudrun ibn Qabil ibn itu, menurut pendapat lain, Nabi Khidir memiliki nama Balya ibn Malkan ibn Faligh ibn 'Abir ibn Syalikh ibn Arfakhsyaz ibn Sam. Pendapat ini menyatakan bahwa ia adalah anak dari Nabi Nuh pendapat tersebut, masih banyak pendapat lain yang menjelaskan tentang siapa sosok Nabi Khidir. Di antaranya, dikatakan Nabi Khidir adalah cucu Harun AS, saudara Musa AS. Hal ini mengacu pada riwayat al-Kalbi dari Abu Shalih dari Abdullah ibn Abbas RA. Namun, para ulama menyebut pendapat ini sulit diterima dan Abu Ja'far ibn Jarir ada yang menyebut bahwa Nabi Khidir adalah anak dari putri Firaun. Hal ini mengacu pada riwayat Muhammad ibn Ayyub dari Ibnu Lahi'ah. Lalu, ada juga yang menyebut bahwa Nabi Khidir adalah putra orang Persia, sebagaimana bersandar pada riwayat yang dikeluarkan oleh Muhammad ibn Jarir at-Thabari dari riwayat Dhamrah ibnu Rabi'ah, dari Ibnu menyatakan tentang sosok Nabi Khidir, ada sejumlah riwayat yang menceritakan tentang kisah hidupnya. Salah satunya kala ia bertemu dengan Nabi Musa Nabi Khidir bertemu dengan Nabi Musa AS dikisahkan dalam Al-Qur'an surah Al Kahfi ayat 60-82. Ayat tersebut menceritakan tentang kisah Nabi Musa AS berguru mencari ilmu kebijaksanaan kepada seorang hamba yang ditafsirkan sebagai Nabi Khidir, sebagaimana termuat dalam Kitab Tafsir Ibnu keduanya termaktub dalam surah Al Kahfi ayat 65. Allah SWT berfirman,فَوَجَدَا عَبْدًا مِّنْ عِبَادِنَآ اٰتَيْنٰهُ رَحْمَةً مِّنْ عِنْدِنَا وَعَلَّمْنٰهُ مِنْ لَّدُنَّا عِلْمًا ٦٥Artinya "Lalu, mereka berdua bertemu dengan seorang dari hamba-hamba Kami yang telah Kami anugerahi rahmat kepadanya dari sisi Kami. Kami telah mengajarkan ilmu kepadanya dari sisi Kami."Ibnu Katsir mengatakan, kisah Nabi Khidir dan Nabi Musa AS ini ditunjukkan dalam hadits-hadits shahih dari Rasulullah SAW sebagaimana dikeluarkan oleh Imam a' Video "Arkeolog Temukan Harta Kekayaan Nabi Sulaiman di Israel" [GambasVideo 20detik] kri/lus Salah satu tokoh misteri yang seringkali memunculkan pro dan kontra terkait dengan identitas dirinya adalah Nabi Khidir. Bahkan seorang ilmuawan muslim terkemuka Ibnu Hajar al-Asqalani sampai membahasnya secara khusus, sebagaimana tertulis dalam Kitab az-Zahrun Nadhir fi Naba’il Khadir. sumber Seperti dilansir dalam karyanya itu Ibnu Hajar menjelaskan beberapa riwayat yang berkaitan erat dengan silsilah dan garis keturunan dari Nabi Khidir. Pertama, pendapat yang mengatakan bahwa Nabi Khidir adalah putra dari Nabi Adam. Pendapat ini disampaikan oleh Daruquthni di dalam karyanya berjudul al-Afrad dari jalur Rawwad bin Jarah. Kedua, pendapat yang mengatakan bahwa Nabi Khidir adalah putra Qabil bin Adam. Pernyataan ini pernah dikatakan oleh Abu Hatim as-Sijistani dalam kitab al-Mu’ammarin. Menurut As-Sijistani. ia mendapati kisah ini dari guru-gurunya, salah satunya Abu Ubaidah. Abu Hatim as-Sijistani menambahkan bahwa nama asli Khidir adalah Khadirun. Ketiga, pendapat yang disampaikan oleh Wahhab bin Munabbih. Menurutnya nama asli dan garis keturunan Khidir adalah Balya bin Mulkan bin Qali bin Syalikh bin `Abir bin Arfakhsyadz bin Sam bin Nuh. Pendapat ini didukung oleh Ibnu Qutaibah dan an-Nawawi. Keempat, pendapat yang disampaikan oleh Ismail bin Abi Uwais. Ia mengatakan, Khidir adalah Mu’ammar bin Malik bin Abdullah bin Nash bin al-Azad. Dan ada yang mengatakan bahwa nama aslinya adalah `Amir, sebagaimana diceritakan oleh Abu al-Khattab bin Dihyah, yang bersumber dari Ibnu Habib al-Baghdadi. Kelima, pendapat yang mengatakan bahwa Khidir merupakan putra dari Amanil bin Nur bin al-`Ish bin Ishaq. Pendapat ini diungkapkan oleh Ibnu Qutaibah. Sementara, menurut Muqatil, ayahnya bernama `Amil. Dikarenakan banyaknya riwayat tentang Nabi Khidhir, Buya Hamka mencoba menengahi dengan menyatakan bahwa Khidhir yang bukan hanya seorang, melainkan berganti-ganti di sepanjang masa. Pendapat Buya Hamka ini, tertuang di dalam karyanya Tafsir Al Azhar pada pembahasan Juzu’ XV lihat Buya HAMKA Khidhir adalah manusia bijak, yang berganti-ganti sepanjang masa?. Al-Khidir adalah hamba yang saleh dan disebutkan oleh Allah SWT dalam Surat Al-Kahfi, yaitu sebagai teman Nabi Musa AS, di mana Nabi Musa belajar mensyaratkan kepadanya agar bersabar. Maka Musa menyanggupinya. Al-Khidir berkata, "Bagaimana kamu dapat bersabar atas sesuatu yang kamu belum mempunyai pengetahuan yang cukup tentang hal itu?" Al-Khidir adalah seorang hamba yang diberi rahmat oleh Allah dan ilmu dari sisi-Nya. Musa terus berjalan bersamanya dan melihat Al-Khidir telah melubangi perahu. Maka Musa berkata, "Apakah engkau melubanginya supaya penumpangnya tenggelam?" Cerita selanjutnya telah disebutkan dalam Surat Al-Kahfi. Musa merasa heran atas perbuatannya, hingga Al-Khidir menerangkan kepadanya sebab-musabab dari perbuatan yang dilakukan itu. Pada akhir pembicaraannya, Al-Khidir berkata, "Bukanlah aku melakukan itu menurut kemauanku sendiri. Demikian itu adalah penjelasan dari perbuatan-perbuatan yang kamu tidak dapat bersabar atasnya." Maksudnya, semua perbuatan itu hanyalah karena kemauan Allah orang berkata tentang Al-Khidir, "Ia hidup sesudah Musa hingga zaman Isa, kemudian zaman Nabi Muhammad SAW, ia sekarang masih hidup, dan akan hidup hingga Kiamat." Orang-orang menulis kisah-kisah, riwayat-riwayat dan dongeng-dongeng bahwa Al-Khidir menjumpai si Fulan dan memakaikan kirqah pakaian kepada si Fulan dan memberi pesan kepada si sekali tidak adil pendapat yang mengatakan bahwa Al-Khidir masih hidup—sebagaimana anggapan sementara orang—tetapi sebaliknya, ada dalil-dalil dari Al-Qur'an, sunah, akal dan ijma diantara para ulama dari umat ini bahwa Al-Khidir sudah tiada. Saya anggap cukup dengan mengutip keterangan dari kitab Al-Manaarul Muniif fil Haditsish Shahih wa adh-Dha'if karangan Ibnul Qayyim. Ibnul Qayyim rahimahullah menyebutkan dalam kitab itu ciri-ciri dari hadis maudlu, yang tidak diterima dalam agama. Diantara cirinya ialah "hadis-hadis yang menceritakan tentang Al-Khidir dan kehidupannya." Semuanya adalah dusta. Tidak satu pun hadis yang antara hadis maudlu itu ialah hadis yang berbunyi, "Bahwa Rasulullah SAW sedang berada di masjid, ketika itu beliau mendengar pembicaraan dari arah belakangnya. Kemudian beliau melihat, ternyata ia adalah Al-Khidir."Juga hadis, "Al-Khidir dan Ilyas berjumpa setiap tahun." Dan hadis, "Jibril, Mikail dan Al-Khidir bertemu di Arafah."Ibrahim Al-Harbi ditanya tentang umur Al-Khidir yang panjang dan bahwa ia masih hidup. Maka beliau menjawab "Tidaklah ada yang memasukkan paham ini kepada orang-orang, kecuali setan."Imam Bukhari ditanya tentang Al-Khidir dan Ilyas, apakah keduanya masih hidup? Maka ia menjawab, "Bagaimana hal itu terjadi?" Nabi saw telah bersabda, "Tidaklah akan hidup sampai seratus tahun lagi bagi orang-orang yang berada di muka bumi ini." HR Bukhari-Muslim.Banyak imam lainnya yang ketika ditanya tentang hal itu, maka mereka menjawab dengan menggunakan Alquran sebagai dalil "Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusia pun sebelum kamu Muhammad, maka jika kamu mati apakah mereka akan kekal?" QS. Al-Anbiyaa' 34.Syekhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah ditanya tentang hal itu, maka ia menjawab, "Andaikata Al-Khidir masih hidup, tentulah ia wajib mendatangi Nabi SAW dan berjihad bersamanya, serta belajar darinya." Jika Al-Khidir itu manusia, maka ia tidak akan kekal, karena hal itu ditolak Alquranul Karim dan sunah yang suci. Seandainya ia masih hidup, tentulah ia datang kepada Nabi SAW. Nabi SAW telah bersabda, "Demi Allah, andaikata Musa masih hidup, tentu ia akan mengikuti aku." HR Ahmad.Jika Al-Khidir seorang Nabi, maka ia tidak lebih utama daripada Musa AS. Dan jika seorang wali, tidaklah ia lebih utama daripada Abu Bakar RA. Apakah hikmahnya sehingga ia hidup hingga kini—sebagaimana anggapan orang-orang—di padang luas, gurun dan gunung-gunung? Apakah faedahnya syar'iyah maupun akliah di balik ini? Sesungguhnya orang-orang selalu menyukai cerita-cerita ajaib dan dongeng-dongeng fantastis. Mereka menggambarkannya menurut keinginan mereka, sedangkan hasil dari imajinasinya, mereka gunakan sebagai baju keagamaan. Cerita ini disebarkan diantara sebagian orang awam dan mereka menganggapnya berasal dari agama mereka, padahal sama sekali bukan dari agama. Hikayat-hikayat yang diceritakan tentang Al-Khidir hanyalah rekayasa manusia dan tidak diturunkan oleh Allah hujjah untuk mengenai pertanyaan, apakah ia seorang Nabi atau wali? Para ulama berbeda pendapat mengenai hal itu. Tampaknya yang lebih tepat Al-Khidir adalah seorang Nabi, sebagaimana tercantum pada ayat yang mulia dari Surat Al-Kahfi, "... dan bukanlah aku melakukannya menurut kemauanku sendiri..." QS. Al-Kahfi 82.Perkataan itu adalah dalil bahwa ia melakukan itu berdasarkan perintah Allah dan wahyu-Nya, bukan dari dirinya. Lebih tepatnya Al-Khidir adalah seorang Nabi bukan wali. sumber Fatawa QardhawiBACA JUGA Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Klik di Sini Ilustrasi kisah Nabi Khidir, sumber gambar Khidir merupakan salah satu nabi yang diimani dalam agama Islam. Ada banyak kisah Nabi Khidir yang sangat baik untuk dipelajari, namun yang paling menarik adalah tentang masa kehidupannya yang diyakini masih berlangsung, bahkan hingga detik Khidir merupakan salah satu utusan Allah SWT yang hingga kini keberadaannya masih menjadi misteri. Banyak muslim mempercayai bahwa Nabi Khidir masih hidup sampai sekarang. Hal ini didasarkan pada pendapat bahwa Nabi Khidir memperoleh amanat dari Allah SWT untuk mengajarkan ilmu hikmah kepada para wali Allah kitab yang ditulis oleh Syeikh Muhammad bin Ahmad juga dikatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Ada seorang anak dari Sam bin Nuh as telah meminum air kehidupan, lalu ia bisa hidup dengan lama. Maka, pergilah Raja Zulkarnain dan Nabi Khidir untuk meminum air kehidupan tersebut. Hanya saja, yang berhasil menemukan air tersebut adalah Nabi Khidir, dan Raja Zulkarnain tidak berhasil."Kisah Nabi Khidir yang Disebut Masih Hidup hingga KiniIlustrasi kisah Nabi Khidir, sumber gambar Khidir merupakan hamba Allah yang shaleh. Dalam Surat Al Kahfi, Allah SWT menyebutkan bahwa Nabi Khidir merupakan kawan sekaligus guru bagi Nabi Khidir memberi syarat agar Nabi Musa bersabar, dan Nabi Musa patuh terhadap syarat tersebut. Akan tetapi, Nabi Khidir bertanya, “Bagaimana kamu bisa bersabar atas sesuatu yang kamu belum memiliki pengetahuan yang cukup akan hal itu?”Banyak ulama yang meyakini bahwa Nabi Khidir masih hidup dengan jasadnya. Ia akan meninggal sebagai manusia kelak saat akhir zaman. Ibnu Hajar al-Asqolani dalam Fathul-Bari juga menyanggah pendapat orang-orang yang menganggap bahwa Nabi Khidir telah wafat. Ia mengungkapkan bahwa Nabi Khidir masih hidup sebagai manusia yang dikhususkan Allah buku Tanya Jawab Islam olwh Tim Dakwah Pesantren 2015, sebagian ulama’ justru berpendapat bahwa Nabi Khidir telah wafat. Pendapat ini mengacu pada firman Allah SWT yang berbunyi“Kami tidak menjadikan seorang pun sebelum engkau hai nabi, hidup kekal abadi,” Alquran Surat Al Anbiya ayat 34.Selain itu, wafatnya Nabi Khidir juga semakin diperkuat dengan hadist berikut“Setelah lewat seratus tahun, tidak seorang pun yang sekarang masih hidup di muka bumi.”Kisah Nabi Khidir yang masih hidup hingga saat ini adalah suatu misteri yang tidak dapat diprediksi oleh manusia biasa. Kita hanya perlu meyakini bahwa Nabi Khidir adalah utusan Allah SWT yang membawa tugas tersendiri sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh Allah Nabi KhidirIlustrasi Nabi Khidir. Foto unsplashNabi Khidir adalah sosok yang tertutup dan senang menyendiri. Dalam Kitab al-’Araais, Ats-Tsa’labi pernah berkata “Khidir menurut kumpulan pendapat-pendapat adalah Nabi yang dipanjangkan umurnya dan tertutup dari pandangan-pandangan.”Nabi Khidir juga sosok yang tidak menyukai keramaian dan jarang menampakkan dirinya, kecuali pada orang-orang tertentu saja. Ia datang dan pergi sesuka buku Khidir AS Nabi Misterius Penguasa Samudra yang Berjalan Secepat Kilat susunan Ustadz Mahmud 2013, Nabi Khidir digambarkan sebagai orang yang misterius, tak mudah menampakkan wujud fisiknya, dan suka merahasiakan nama maupun tempat beberapa riwayat disebutkan bahwa beliau memiliki ciri fisik yang tidak dimiliki oleh orang biasa. Jempol tangannya tidak bertulang, beliau suka membawa tongkat, dan perawakannya jauh lebih tinggi dari Nabi Khidir Keistimewaa Nabi Khidir. Foto pixabayNabi Khidir memiliki banyak keistimewaan yang tak dimiliki oleh semua orang. Dirangkum dari buku Khidir Sang Nabi Super Misterius karya Khalifi Elyas Bahar 2015, berikut penjelasannya1. Memiliki ilmu laduniIlmu laduni adalah ilmu yang diberikan langsung oleh Allah SWT tanpa melalui proses belajar dan perantara seorang guru. Dengan ilmu tersebut, Nabi Khidir mengajarkan tentang makrifat kepada orang yang Setiap tempat yang beliau pijak berubah menjadi hijauSetiap tempat yang disinggahi Nabi Khidir pasti berubah menjadi hijau dan indah. Jalaluddin as-Suyuthi dalam tafsir Ad-Dur al-Mantsur pernah menukil hadits yang diriwayatkan Ibu Abbas. Rasulullah SAW bersabda“Sesungguhnya Khidir disebut Khidir lantaran setiap sholat di atas hamparan kulit putih, maka hamparan tersebut tiba-tiba berubah menjadi hijau.”3. Memiliki kemampuan berjalan secepat kilatNabi Khidir diberikan keistimewaan oleh Allah berupa kemampuan berjalan secepat kilat. Oleh karena itu, beliau sanggup mengelilingi dunia dengan waktu yang sangat ulama mengungkapkan bahwa Nabi Khidir menguasai seluruh samudra, mulai dari Samudra Hindia, Samudra Atlantik, hingga Samudra Pasifik. Kemampuan ini membuat ia senang berpindah-pindah tempat sholat. Misalnya sholat subuh di Masjid Nabai, dzuhur di Masjidil Haram, dan Dapat berubah rupaDalam banyak kesempatan, Nabi Khidir dapat berganti wujud dan rupa. Imam Ghazali mengatakan bahwa perubahan rupa tersebut bisa terjadi di tempat yang berbeda-beda. Terkadang menyamar jadi orang miskin, orang jalanan, saudagar kaya, dan Wujud fisiknya tak dapat dilihat semua orangHanya orang-orang tertentu yang dipilih oleh Allah SWT yang dapat bertemu dengan Nabi Khidir. Karena dapat berubah rupa, Nabi Khidir tidak mudah dikenali oleh orang mukjizat Nabi Khidir?Apa yang dimaksud dengan ilmu laduni?Bagaimana perubahan wujud Nabi Khidir? Ilustrasi ciri Nabi Khidir, sumber gambar Khidir merupakan salah satu nabi yang diyakini oleh umat Islam. Jika membaca Alquran dari awal hingga akhir, maka kita akan dapat menemukan nama dan ciri Nabi Khidir yang disebutkan di Alquran disebutkan bahwa Nabi Khidir hidup di masa Nabi Musa. Salah satu ayat yang menyebutkan kisah tentang Nabi Khidir terdapat dalam Surat Al Kahfi yang terjemahannya sebagai berikut“Lalu mereka Musa dan muridnya bertemu dengan seorang hamba Kami yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” QS. Al Kahfi ayat 65.Menurut Imam Nawawi, nama Nabi Khidir sebenarnya bukan nama asli, melainkan nama julukan atau gelar. Menurut jumhur ulama’, nama Nabi Khidir yang asli adalah Balyaa bi Malkan. Lalu, mengapa Nabi Khidir mendapatkan gelar tersebut?Mengutip buku Khidir As Nabi Misterius, Penguasa Samudra yang Berjalan Secepat Kilat 2013, Nabi Khidir mendapatkan julukan tersebut karena alasan berikut iniJika dia sholat di suatu tempat, maka warna tempat tersebut akan berubah menjadi duduk di suatu tempat, maka cahaya di sekitar itu akan berubah menjadi dia duduk di atas tumpukan jerami kering, maka jerami tersebut akan hijau kembaliBeliau memakai jubah dan bersorban Nabi KhidirIlustrasi ciri Nabi Khidir, sumber gambar penjelasan di atas, dapat diketahui bahwa Nabi Khidir sangat dekat dengan warna hijau. Lalu, adakah ciri Nabi Khidir lainnya? Ciri tersebut yaitu sebagai berikut• Memiliki usia yang panjang hingga Hari Akhir• Memiliki kharamah dapat berjalan secepat kilat• Menguasai seluruh samudra di dunia• Pakaiannya selalu bersih dan baru• Wujud fisiknya tidak bisa dilihat semua orang• Tidak bertemu dengan orang yang berakhlak buruk• Mengetahui nama-nama waliyullah di duniaNabi Khidir merupakan salah satu wali Allah SWT yang istimewa karena dibekali dengan kemampuan yang tidak dimiliki oleh manusia biasa. Dalam sebuah riwayat, kisah Nabi Khidir diceritakan memperoleh ilmu tanpa proses belajar. Pasalnya, ilmu tersebut diperoleh langsung dari Allah SWT tanpa perantara Khidir diketahui hidup sejak zaman Nabi Musa. Beliau juga pernah bertemu dengan Rasulullah SAW. Bahkan, beliau juga pernah berguru kepada Imam Abu Hanifah. Dari peristiwa tersebut, dapat diketahui bahwa Nabi Khidir mempunyai keistimewaan berupa hidup yang panjang hingga dapat hadir di berbagai era atau Nabi Khidir juga dikenal memiliki kemampuan dalam menghijaukan segala tempat yang dipijaknya. Warna hijau adalah simbol kedamaian, kesejukan, dan kehidupan. Hal ini sangat sesuai dengan sosok yang mampu mengajarkan hikmah dan kebaikan. Oleh karena itu, wujud dan kehadirannya sering direpresentasikan dengan kesejukan dan kedamaian.

ciri keturunan nabi khidir